Perdamaian Oknum BTN VS Watawan di Anggap Batal Demi Hukum


Perdamaian Oknum BTN VS Watawan di Anggap Batal Demi Hukum

Pekanbaru Riau —pekanbaru Senin tgl 20 Afril 2020 dalam perdamaian pihak pelaku dari petugas bank BTN dengan korban 15 Afril 2020  tersebut di anggap   belum ada penyelesaian nya,karena bunyi dari perdamaian yang di buat oleh pihak bank BTN dengan Persatuan  PWOIN Riau tersebut tidak ada membunyikan oknum atau pihak bank BTN meminta maaf atau mencantumkan nama oknum dari wartawan yang menjadi korban penghinaan yang di lakukan oleh oknum BTN sebagai pelaku Jaswa Sihombing terhadap korban Ansori (wartawan red).

Wajar saja Aansori , kalo menaruh kecurigaan terhadap pihak Organisasi PWOIN Riau Ismail salata tersbut, karena perdamaian tersebut di kendalikan oleh pihak Ismail yang mengaku dari PWOIN Riau dengan pihak BTN bukan di kendalikan oleh antara kedua belah pihak korban dengan pelaku atau pihak bank BTN ,PWOIN Riau harus nya cuma menengahinya atau mediator saja untuk mediasi tersebut bukan untuk melakukan apa kata Tim PWOIN tersebut .

“Di duga kuat bahwasanya ada perdamaian khusus antara Ismail sarlata Selaku Sekretaris PWOIN Riau dan pimpinaan redaksi dari media online riauintevigasi.com ,dengan pihak bank BTN tersebut,”ucap Ansori, “karena sesuai dengan kecurigaan Ansori dengan berita yang tidak berimbang yang di buat Ismail beberapa hari lalu dan terbit di beberapa media online, yang bunyi berita yang di tulis oleh Ismail berpihak kepada pelaku atau Oknum BTN, sementara penghinaan terhadap wartawan Ansori dan hanya mengangkat atau membesarkan nama Organisasi PWOIN Riau saja yang di saat ini di pipin oleh Ismail sebagai sekretaris PWOIN Riau.”  ucap Ansori.

Ansori juga sudah meminta agar permasalahan yang di tulis mengenai pemberitaan ke tiga media diantaranya rakyat 45.com dan sergaponline.cm serta riaukontras.com itu adalah kelompok organisasi PWOIN,jadi berita yang mereka buat itu adalah mengandung opini kalo menurut pendapat korban sebab tidak ada nara sumber bahkan korbanpun tidak di konfirmasi.

Tujuan dan niat Ansori tidak langsung untuk menyurati pimpinaan dari ke 3 Media yang di atas itu agar bisa saling membantu satu sama lain tehadap media,”Saya ini kan Media juga bukan nya saya pejabat atau orang lain nanti gak elok kalo kita sesama rekan media saling membuat berita yang berlawanan ucap Ansori,namu mereka tidak juga paham, maka Ansori menganggap mereka memang sengaja mau mencemarkan nama baik pribadinya, dan diduga di  rencanakan dan tidak ada etikat baik mereka dengan media lain karena Ismail juga di tolak dari beberapa rekan media sudah sering  menjelek-jelekan media lain dengan cara  memberitakan media lain di media Ismail sarlata sendiri .” ucap ansori.

Maka dari itu,” Saya akan menempuh jalur hukum yang berlaku.” tegas Ansori lagi dengan pimpina nya.

Yang sangat di sayangkan bahwa korban tidak ada menerima surat hasil perdamaian tersebut di ambil oleh Ismail korban meminta nya tidak di boleh kan jawaban Ismail,

” ini kan mengatasi nama kan PWOIN jadi kami yang pegang surat perdamaian nya sambil Ismail mengatakan kalo ada media lain nya menanyakan masalah ini bilang sudah berdamai dan suruh orang yang bertanya hubungin saya saja.” ucap Ismail menutur kan dengan korban ketika surat perdamaian sudah mereka buat .
Tim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s