Kejaksaan negeri pekanbaru arogasi terhada tamu yang hendak menanyakan perkembangan perkara yang tidak kunjung P21 selama hampir 4 tahun silam.

Pekanbaru – beritanusantara.com – (15/ 07 2020 ) sekitar pukul 01:30 wib. seorang awak media hendak melakukan konfirmasi dengan salah satu pihak kejaksaan negeri pekanbaru baik pun itu mau jumpa Kepala kejaksaan negeri pekanbaru maupun dengan bawahan nya selalu saja di persulit oleh pihak petugas keamanan hari ini (15/072020) Ansori dari salah satu korban penganiayaan terhadap wartawan yang merujuk pasal 170 KUHP tersebut mendapat pelayanan tidak memuaskan oleh jaksa bernama PUTRA selaku penjagaan tersebut putra mengatakan tidak boleh berjumpa itu ucapan dari mulut jaksa bernama putra tersebut dengan korban Ansori di depan loby kator kejaksaan negeri pekanbaru tersebut.

Tidak hanya itu saja putra membentak korban berulangkali dan marah -marah sambil teriak-teriak mengatakan Security, Security , Security kau keluar kan orang ini sampai berulang kali namu Security haya diam saja mungkin pihak Security pun merasa kalo korban Mempunyai hak dan tidak berbuat yang aneh-aneh maka Security tidak mau menyeret korban ke luar .

Jaksa bernama putra itu pun menantang Korba silakan ,Lapor kan ke jamwas atau jaksa pengawas kejaksaan ,namu setelah di tanya kembali putra tidak koperatif dari ucapan nya tersebut kalo dia telah melontarkan ucap arogan dan tidak sopan terhadap korban bernama Ansori tersebut putra juga tidak bersedia untuk di ambil Poto nya dan dia juga tidak mau di ambil rekaman dari hasil ucapan nya mungkin dia merasa kalo apa yang dia ucapkan itu sudah tidak sesuai dengan kenerja nya selaku jaksa penegak hukum ucap Ansori.

Sebelumnya nya Ansori sudah terlebih dahulu menjumpai penjaga salah satu jaksa juga bernama Yanti dan Yan Yanwari.S.H. menurut dari keterangan ke-dua dari jaksa tersebut memang tidak boleh untuk naik ke atas untuk menjumpai siapapun karena itu adalah aturan yang sudah di buat oleh kepala kejaksaan negeri pekanbaru kalo mau jumpa seseorang harus sudah ada janji dari hari sebelumnya ucap jaksa tersebut karena mereka banyak kasus yang harus mereka selesai itu alasan kedua jaksa tersebut .

dari kejaksaan negeri pekanbaru tersebut ,dengan alasan sedang sibuk dan sedang rapat atau sedang keluar alasan yang sama seperti ini yang selalu di ucapaka oleh pihak keamanan dari Pejagan kejaksaan negeri pekanbaru tersebut di setiap akan menjumpai kepala kejaksaan negeri pekanbaru atau anggota nya yang lain di kejaksaan negeri tersebut .

Sebelumnya nya di tahun 2017 dan 2018 bahkan 2019 kalo mau menjumpai salah satu Seorang di kejaksaan negeri pekanbaru tidak ada bayak aturan seperti di jaman kepemimpinan Andi Suharlis saat ini ucap seorang pria yang enggan di sebut nama nya berserta identitas diri nya tersebut .

Entah kenapa semenjak di kepemimpinan Andi Suharlis Kepala kejaksaan negeri saat ini selalu saja di persulit kalo pihak Wartawan ingin melakukan untuk konfirmasi dengan banyak nya persoalan yang ada di kejaksaan negeri pekanbaru Riau tersebut tutup Seorang pria tersebut. Sebelumnya nya kita sudah melakukan konfirmasi dengan Kepala kejaksaan negeri pekanbaru bapak, Andi Suharlis.,S.H., M.H., mengenai kasus ini ucap korban ,melalui via telepon seluler nya dan pesan singkat SMS ,termasuk via WhatsAp di no hp +62 812-7914-XXX., beliau namu tidak ada jawaban sama sekali sehingga berita ini di terbitkan (Rilis /red)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s